Pengendara motor harus rutin untuk memeriksa sistem pengereman motor karena merupakan salah satu aspek penting dalam keamanan dan keselamatan selama berkendara. Pengecekan secara berkala ini harus sering dilakukan oleh pengendara motor matik karena motor matik tidak memiliki engine brake layaknya motor transmisi manual. Hal ini mengakibatkan sektor pengereman pada motor matik hanya bertumpu pada sistem rem saja. Apabila tidak melakukan pengecekan secara rutin bisa menyebabkan rem motor matik blong.
Kasus rem blong ini bisa terjadi karena tekanan berlebihan, kampas rem yang sudah usang, kondisi minyak rem yang berkurang atau karena beban yang sering diberikan kepada motor berlebihan. Pengendara harus rajin mengecek sistem rem setiap pemakaian 12.000 – 15.000 km. Tentu yang diperiksa harus semua komponen dalam sistem rem seperti kampas rem, minyak rem, dan piringan cakram.
Penggantian komponen harus ditilik dari kondisi aktual sistem pengereman. Misalnya kampas rem apabila masih tebal dan pengereman masih berjalan baik maka tidak perlu dilakukan penggantian. Jadwal penggantian komponen juga bisa dilihat pada buku servis yang dimiliki bikers.
Indonesia Motorcycle Show (IMOS) menjadi ajang launching sepeda motor baru dengan teknologi terbaru. Pameran motor yang diselenggarakan oleh AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor) selalu menghadirkan suasana baru yang pastinya selalu mengajak pengunjung untuk melihat berbagai macam motor impian dengan tetap mengedepankan keselamatan berkendara dalam situasi pandemi Covid-19 ini. Terus jaga jarak dan safety riding ya bikers!



