Bentuk Apresiasi Pemerintah untuk IMOS 2018

Kunjungan dadakan Presiden RI Joko Widodo memberi kejutan menarik bagi para eksibitor

Jakarta, 4 November 2018 – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo secara mengejutkan mengujungi pameran IMOS 2018 pada hari Sabtu, 3 November 2018. Didampingi oleh Johannes Loman selaku Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) dan Andy Wismarsyah sebagai Presiden Direktur Amara Group, selaku pelaksana IMOS 2018, Joko.

“Jadi kalau kita lihat Bapak Presiden itu cukup surprise dimana pameran motor ini cukup besar, pesertanya dan pengunjungnya juga cukup banyak. Tadi satu persatu booth dilihat, termasuk aksesoris, apparel dan sebagainya. Intinya Bapak Presiden melihat industri motor ini semakin membanggakan sudah 10% mendekati ekspornya, dengan jumlah produksi motor termasuk ekspor mencapai 6,5 juta unit,” ujar Johannes Loman, Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI).

Johannes menambahkan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan komentar positif mengenai IMOS 2018 serta memberikan apresiasi kepada anak-anak muda yang memiliki kreativitas tinggi, terutama dalam hal memodifikasi sepeda motor. Selain berkunjung ke booth peserta seperti Honda, Yamaha, Kawasaki, Suzuki, dan Royal Enfield, Jokowi juga antusias dengan beberapa modifikasi sepeda motor yang dipajang di area pameran. Booth aksesoris seperti apparel, salah satunya Prime Gears by Cargloss, tak luput mendapat kunjungan Jokowi.

“Kedatangan beliau sungguh kita apresiasi, beliau berkenan melihat unit-unit yang ada dan kami dari pihak Suzuki juga sangat happy, seperti halnya saat opening ceremony  booth kami juga ditengok Pak Menteri (Erlangga Hartarto, Menteri Perdagangan). Kami berharap dengan kedatangan Bapak Presiden mengunjungi event sepeda motor seperti ini, bisa berdampak positif untuk kedepannya di dunia otomotif Indonesia,” ujar Wisnu, PT. Suzuki Indomobil Sales.

Ajang Kumpul Berbagai Komunitas Motor

Hari terakhir pelaksanaan pameran Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2018, menjadi ajang berkumpulnya bagi para komunitas sepeda motor dari berbagai golongan dalam acara Moto Meet Up. Di hari kedua Moto Meet Up, acara diawali dengan kegiatan Jamboride DINAMO (Donasi Anak Motor) yang merupakan sebuah aksi peduli hasil kolaborasi IMOS 2018, Naikmotor.com, dan AM/PM Jakarta untuk korban bencana di Palu dan Donggala.

DINAMO Jamboride, yang diawali dengan riding bersama mulai dari Royal Enfield Pejaten menuju acara Moto Meet Up IMOS 2018 di JCC Senayan ini, disponsori oleh Motorbaik, Tigrehood, Moto Loco, Thrive Motorcycle, Democrata Indonesia, Rawtype Riot, Katros Garage, Riders & Rules Indonesia, Kopiko78, dan Royal Enfield Indonesia, serta dihadiri oleh Diskopantera, Alitt Susanto, dan Jamet.

Area Moto Meet Up yang berada di zona outdoor dari IMOS 2018 ini diisi oleh beragam booth dari Cargloss, Yamaha Mekar Motor, Prime Gears, FIFASTRA, Naikmotor X Belajarhelm, Suzuki Satria F 150 Club, BB1%MC Jakarta Chapter, C’Duck Garage, Nova 13, Geng Tril Tua, Garasi 27, Ducks Garage, AHRS, Asosiasi Honda Jakarta, dan Kawasaki W-175 Jakarta.

Pada hari sebelumnya, Jamboride diikuti oleh hampir 400 peserta dari berbagai komunitas motor yang ada di Jabodetabek, mulai dari Saturday Ride, Satudarah Motorcycle Club, Ducks Indonesia, Southside Jakarta, Hotdok, CRF Jakarta Adventure Club, Outsiders Scooter, SSFC (Suzuki Satria F 150 Club Indonesia), Scooteris Gaber, Asosiasi Honda Jakarta, Karet Onward Scooter Club, Vespa IB, CBR Riders Jakarta, Sonic Lovers Jakarta, HSC Jakarta, Wardor, HSFCI Jakarta, HGRC Jakarta, BETA (Bebek Tangerang), Tebet Rasta Bike, GSX Club Indonesia, Vespa Rangers, Kemang Vespa, HPCI, Garasi 27, C’Duck Astrea, Raider Honda Blade Club Jakarta, Honda Beat Club Jakarta, Honda Street Club Jakarta, HVC Jakarta, Honda Spacy Riders Club, HSOI Jakarta, NMAX-XMAX Rider Bekasi, dan para pecinta sepeda motor lainnya.

Tidak hanya riding bareng, Moto Meet Up juga berupaya mengajarkan para bikers agar lebih paham mengenai safety riding melalui acara diskusi santai, yang membahas penanganan paska kecelakaan dan disampaikan oleh Ambulans Gawat Darurat dan Asosiasi Honda Jakarta. Moto Meet Up yang bertujuan untuk membuat gathering bagi semua motor dan komunitas juga memilki program acara seperti sharing session bersama Stephen Langitan, talkshow All About Restoration dari Decky Sastra dan Aditya Ducks Garage, games berhadiah serta live music.

“Moto Meet Up ini sekarang bagus ya, semoga saja makin berkembang lagi dari tahun ini ke tahun yang akan datang dan harapannya semoga tambah ramai. Tujuannya ikut Moto Meet Up ini menambah ilmu juga, terus nyari temen dan pengalaman juga,” ujar Rizky dari Suzuki Satria F 150 Club Indonesia.

Pada hari terakhir penyelenggaraannya, sejumlah booth peserta IMOS 2018 menggelar jor-joran diskon untuk pembelian aksesoris pendukung sepeda motor, komponen motor, hingga apparel untuk para bikers. Penyelenggara IMOS 2018 juga akan mengundi tiket masuk yang berhadiah total 4 sepeda motor dari Honda, Suzuki, Kawasaki, dan Yamaha.

Akhirnya IMOS 2018 telah sukses digelar selama 5 hari dan mendapat sambutan luar biasa dari berbagai pihak. Penyelenggara mengucapkan terima kasih atas dukungan dari pemerintah, eksibitor, dan pengunjung yang telah mensukseskan lima hari gelaran IMOS 2018. Semoga dua tahun mendatang, IMOS 2020 akan semakin besar dan jauh lebih meriah.

Untuk informasi detail mengenai pameran Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2018, silakan kunjungi laman www.indonesiamotorcycleshow.id.

Indonesia Motorcycle Show 2018 Dibuka Hari Ini

Hadirkan Teknologi Masa Depan Sepeda Motor di Indonesia

Jakarta, 31 Oktober 2018 – Indonesia Motorcycle Show (IMOS), pameran sepeda motor terbesar di Indonesia yang diselenggarakan oleh Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) kembali digelar pada tahun ini. Pameran dua tahunan IMOS 2018 resmi dibuka pada tanggal 31 Oktober 2018 – 4 November 2018 oleh AISI bersama Amara Group di Jakarta Convention Center (JCC) dengan mengusung tema “ Indonesia Future Technology ”. Pameran IMOS 2018 resmi dibuka hari ini oleh Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto dan didampingi oleh Ketua Umum AISI – Johannes Loman, Ketua Penyelenggara IMOS 2018 – Sigit Kumala, dan Presiden Direktur Amara Group – Andy Wismarsyah.

”Pertumbuhan sektor motorcycle ini lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi. Indonesia sebagai basis produksi sepeda motor sekaligus pasar nomor tiga di dunia setelah China dan India tentunya pasar di Indonesia juga mengalami pertumbuhan setiap tahun. Pertumbuhan yang dialami cukup baik dan apabila hingga September 2018 ini ekspor sudah mencapai 450.000 unit, diharapkan target produksi untuk ekspor sebesar 10% hingga akhir tahun dapat dicapai,” papar Airlangga Hartarto, dalam kata sambutannya pada pembukaan IMOS 2018.

Menteri Perindustrian mengutarakan harapannya agar ekspor industri sepeda motor Indonesia terus memberikan kontribusi positif bagi perekonomian nasional. Airlangga menambahkan bahwa jumlah tenaga kerja dari industri ini secara langsung sebanyak 800.000 dan ditambahkan komponen dan yang lain sebanyak 1,5 juta orang. Kementerian Perindustrian mendorong agar kedepannya industri ini ikut serta dalam pelatihan perbengkelan atau keterampilan bagi masyarakat sehingga manfaatnya dapat dirasakan dan dapat mendorong usaha bengkel perawatan di masyarakat, terutama di desa karena hal ini mencerminkan industri 4.0.

Berdasar data AISI, saat ini industri sepeda motor sudah berkontribusi secara positif pada sektor ekspor ke manca negara. Pada 2017, periode Januari – September sebanyak 309.325 unit kendaraan roda dua telah diekspor ke manca negara. Pada periode yang sama di tahun 2018, jumlah ekspor sepeda motor mencapai 438.530 unit atau telah terjadi kenaikan ekspor 42%. Di pasar domestik, selama Januari-September 2018, pasar motor nasional sudah mencapai 4,7 juta unit atau tumbuh 8,8% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu

“Kami optimistis, hingga akhir tahun ini penjualan sepeda motor domestik akan mencapai 6,2 juta-6,3 juta unit. Tren positif ini akan memperbesar kontribusi industri sepeda motor bagi pertumbuhan ekonomi negara, baik melalui penciptaan jutaan tenaga kerja, maupun pajak yang kami berikan. Tentu kami tidak ingin berhenti di sini. Setiap produsen terus berinovasi dan mengembangkan teknologi, untuk menjawab kebutuhan mobilitas yang lebih baik di masa depan,” ujar Johannes Loman, Ketua Umum AISI.

IMOS 2018 digelar diatas area 10.500 meter persegi, termasuk area indoor dan outdoor, sehingga dapat memenuhi kebutuhan para peserta IMOS 2018. Pameran IMOS 2018 disponsori oleh FIFGROUP sebagai sponsor platinum dan Pertamina Lubricants sebagai sponsor gold. Sebanyak lebih dari 60 merek dari beberapa kategori produk juga dipastikan akan meramaikan pameran ini, antara lain merek sepeda motor yang tercatat sebagai anggota AISI yaitu Honda, Yamaha, Suzuki, dan Kawasaki, serta merek sepeda motor lain seperti KTM, Royal Enfield, Peugeot Motocycles, SYM, SM Sport, Nozomi, Vespa dan Piaggio. Selain itu, produk pendukung otomotif juga ambil bagian di IMOS melalui merek-merek spare parts antara lain Yuasa, Mitra 2000, IRC Tire, Shad, Respiro, NHK, KYT, Nolan, Brisk, Sanden, Ohlins, M One, JP Helmet, Ferrox, Bosch, Astra Otoparts, Prime Gears, RSV Helmet, produk financing dari FIFGROUP, BAF, OTO Finance dan Adira Finance serta merek-merek pelumas seperti Pertamina Lubricants, Idemitsu, Evalube, Ravenol, serta berbagai merek apparel dan riding equipment.

Tren Industri Sepeda Motor dengan Teknologi yang Mutakhir

Mengusung tema ”Indonesia Future Technology” para peserta IMOS 2018 menghadirkan produk-produk termutakhir mereka. Keempat anggota AISI yakni Honda, Kawasaki, Suzuki dan Yamaha menghadirkan produk teranyar mereka yang memiliki teknologi canggih di ajang IMOS 2018 ini.

Yamaha akan meluncurkan varian Yamaha Xabre baru untuk mengisi persaingan di kelas naked-sportbike 150cc berikut penyegaran untuk lini skutik Maxi, NMAX dan XMAX.

Tak ketinggalan, Suzuki juga menghadirkan pesaing bagi skutik bongsor pabrikan Honda dan Yamaha. Suzuki meluncurkan Burgman Street yang sebelumnya telah diperkenalkan di Auto Expo 2018 India. Tidak hanya meluncurkan Burgman Street, Suzuki juga menghadirkan motor GSX150 Bandit yang memiliki ukuran jok yang lebih besar, sehingga dapat memberikan kenyamanan lebih bagi pengendara ataupun penumpang.

Sementara itu, Honda juga tak mau kalah untuk menunjukkan ke pengunjung IMOS produk terbarunya. Pada ajang IMOS 2018 ini, Honda kembali mencoba melawan Kawasaki di kelas motor trail dengan produk Honda CRF 150L. Demi memuaskan kebutuhan konsumen, Honda juga membawa hampir line up produknya di semua segmen, termasuk beberapa motor konsep dengan teknologi terkini.

Publik di Tanah Air juga menunggu kehadiran Kawasaki Ninja 125 yang sebelumnya telah diperkenalkan di Intermot 2018 di Cologne, Jerman. Varian terkecil dari keluarga Ninja ini melengkapi varian terbaru All New Ninja 250 yang juga hadir pertama kali di Indonesia. Ninja 250 versi baru ini memiliki bobot lebih ringan dan mesin yang sudah ditingkatkan performanya dari generasi sebelumnya.

Para peserta IMOS 2018 ini juga menghadirkan produk mutakhir demi menunjang kemanan dan kenyamanan konsumen. Honda hadir dengan teknologi eSP ( Enhanced Smart Power ), Idling Stop Sysem (ISS), serta Power Charger yang menyediakan fasilitas mengisi ulang baterai smartphone – nya pada saat berkendara. Yamaha pun turut serta menghadirkan teknologinya yang disematkan pada Yamaha Nmax, seperti mesin Blue C ore , Variable Valve A ctuation (VVA), serta pengereman dengan sistem Anti-lock Brake System (ABS).

Pada lima hari pelaksanaan IMOS 2018, para pengunjung juga mendapatkan kesempatan untuk membeli Helm “NHK PREDATOR 2V” dengan harga spesial mulai dari pukul 17.00 – 19.00 WIB. Konsumen juga dapat belajar di dalam kelas safety riding , mendonorkan darah sebagai aksi kepedulian terhadap sesama, serta melihat kumpulan motor gede yang terparkir pada Big Bike Privilege Parking Area . Pada hari terakhir, IMOS mengadakan undian tiket yang berhadiah total empat sepeda motor dari masing masing anggota AISI, Honda, Suzuki, Kawasaki, dan Yamaha.

IMOS 2018 FIF

Dua Pekan Jelang Indonesia Motorcycle Show 2018

Pameran Sepeda Motor Terbesar di Indonesia Bakal Sarat dengan Teknologi Terkini

Jakarta, 15 Oktober 2018 – Indonesia Motorcycle Show (IMOS), pameran sepeda motor terbesar di Indonesia yang digelar oleh Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) sebentar lagi akan dimulai. Berlangsung di di Jakarta Convention Center (JCC) pada tanggal 31 Oktober – 4 November 2018, IMOS tahun ini akan mengusung tema Indonesia Future Technology dengan memamerkan beragam kendaraan roda dua berteknologi modern.

Pameran yang berlangsung setiap dua tahun sekali ini akan menghadirkan teknologi terbaru sepeda motor yang akan lebih fokus pada efisiensi konsumsi bahan bakar, ramah lingkungan, dan perangkat pendukung keamanan bagi pengendara dan pejalan kaki. Sebanyak lebih dari 60 eksibitor yang terdiri dari pemegang merek sepeda motor, pelumas, serta aksesoris pendukung lain akan hadir di pameran IMOS 2018. Pameran otomotif ini juga akan menjadi ajang peluncuran produk-produk baru bagi para anggota AISI serta eksibitor lain dan menjadi ajang bertemunya para komunitas bikers di Tanah Air.

“Selain kecanggihan teknologi dan konsumsi BB yang efisien, konsumen di Indonesia mulai mengincar produk sepeda motor yang memiliki teknologi terbaru yang mampu memberikan kenyamanan dan pengalaman yang berkendara yang menyenangkan. Pada IMOS 2018, para peserta pameran akan menyajikan berbagai produk sepeda motor dengan fitur terkini dan produk pendukung lainnya,” ujar Johannes Loman, Ketua Umum AISI

Pameran IMOS 2018 kali ini disponsori oleh FIFGROUP sebagai sponsor platinum dan Pertamina Lubricants sebagai sponsor gold. Sebanyak lebih dari 60 merek dari beberapa kategori produk juga dipastikan akan meramaikan pameran ini, antara lain merek sepeda motor yang tercatat sebagai anggota AISI yaitu Honda, Yamaha, Suzuki, dan Kawasaki, serta merek sepeda motor lain seperti KTM, Royal Enfield, Peugeot Motocycles, SYM, SM Sport, Nozomi, Vespa dan Piaggio. Selain itu, produk pendukung otomotif juga ambil bagian di IMOS melalui merek-merek spare parts antara lain Yuasa, Mitra 2000, IRC Tire, Shad, Respiro, NHK, KYT, Nolan, Brisk, Sanden, Ohlins, M One, JP Helmet, Ferrox, Bosch, Astra Otoparts, Prime Gears, RSV Helmet, produk financing dari FIFGROUP, BAF, OTO Finance dan Adira Finance serta merek-merek pelumas seperti Pertamina Lubricants, Idemitsu, Evalube, Ravenol, serta berbagai merek apparel dan riding equipment.

Para peserta IMOS 2018 kemungkinan besar akan menampilkan produk terbaru sesuai tren yang saat diminati konsumen Indonesia saat ini, mulai skutik bongsor bermesin besar, motor berdesai klasik dan motor berkapasitas mesin besar, hingga sepeda motor listrik dan motor konsep atau purwarupa.

“Pameran kali ini akan membawa nuansa baru dengan mengusung tema yang mengunggulkan teknologi di industri sepeda motor tanah air, baik yang telah diaplikasikan maupun yang akan hadir di masa depan. Eksibisi di bidang otomotif selalu menjadi magnet bagi masyarakat yang antusias untuk mencari update informasi mengenai produk sepeda motor baru, sebelum mereka memutuskan untuk melakukan transaksi pembelian,” tutur Sigit Kumala, Ketua Penyelenggara Pameran IMOS 2018.

IMOS 2018 juga menjadi ajang bagi para pelaku industri sepeda motor Indonesia untuk menciptakan pasar yang sehat dengan melibatkan industri kecil dan menengah pendukung di bidang otomotif, salah satu bentuk dukungan tersebut adalah dengan menghadirkan “IMOS Inspiration Corner” yaitu area khusus di dalam pameran yang memamerkan hasil modifikasi para brand motor peserta IMOS 2018.

IMOS sebagai Barometer

Pameran IMOS 2018 juga ditargetkan menjadi barometer bagi para pelaku industri, para komunitas sepeda motor, dan konsumen dalam menjalin hubungan yang saling membutuhkan. Perhelatan kali ini tidak hanya memamerkan produk namun juga akan memberikan ruang edukasi terkait dengan berbagai hal mengenai otomotif.

“Selain sebagai ajang untuk memamerkan produk-produk sepeda motor terbaru, IMOS 2018 memiliki kekhasan melalui berbagai acara yang menarik seperti bazar helm dan Safety Riding Course, yang berisi penjelasan mengenai berkendara yang baik dan aman sebelum mengikuti kegiatan Test Ride. Acara ini akan diselenggarakan setiap hari pada pukul 14.00 – 15.00 dan 16.00 – 17.00 (30 menit teori, 30 menit praktek). Aktivitas menarik lainnya yang digelar di outdoor adalah Moto Meetup yaitu gathering komunitas pecinta motor dengan kreativitas serta edukasi yang dikemas secara menyenangkan yang didalamnya terdiri atas beberapa kegiatan seperti Jamboride, Honda Community Gathering Road to Honda Bikers Day 2018, Vintage & Custom Bike Show, Sleep Engine Party, Helmet Custom Paint Show, All About Restoration, Vespa Fun Skill Contest, Dyno Battle Competition dan Retro Club Lucky Draw, acara pengundian grand prize dan kegiatan yang bersifat sosial yaitu donor darah,” ujar Andy Wismarsyah, Presiden Direktur Amara Group, selaku pelaksana IMOS 2018.

Salah satu acara yang bakal menjadi pusat perhatian pengunjung IMOS 2018 adalah Bazaar Promo Helm “NHK PREDATOR 2V” dengan harga spesial yang diselenggarakan pada 31 Oktober – 2 November 2018, mulai pukul 17.00 – 19.00 WIB. Sementara itu, acara talk show akan membahas mengenai Belajar Helm dan Sepeda Motor Listrik. Talk show ini akan melibatkan para pakar yang kompeten di bidangnya dan akan diselenggarakan pada 3 – 4 November 2018.

IMOS 2018 yang akan digelar di JCC dengan menempati lahan seluas 10.500 meter persegi (indoor dan outdoor), dibuka setiap hari mulai pukul 10.00 – 21.00 WIB. Harga tiket tanda masuk per orang adalah Rp20.000,- (dua puluh ribu rupiah) untuk hari Rabu – Kamis, sedangkan pada hari Jumat – Minggu dibanderol seharga Rp30.000,- (tiga puluh ribu rupiah). Pada hari terakhir penyelenggaraan, IMOS mengadakan undian tiket yang berhadiah total 4 sepeda motor dari Honda, Suzuki, Kawasaki, dan Yamaha.

Untuk informasi detail mengenai pameran Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2018, silakan kunjungi laman www.indonesiamotorcycleshow.id

IMOS dokumentasi

Indonesia Motorcycle Show 2018 Pameran Sepeda Motor yang Dinantikan Publik

Jakarta, Agustus 2018 – Indonesia Motorcycle Show (IMOS), pameran sepeda motor terbesar di Indonesia yang digelar setiap dua tahun sekali, akan kembali diselenggarakan pada tanggal 31 Oktober – 4 November 2018 di Jakarta Convention Center (JCC). Pameran yang digelar oleh Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) ini menempati area seluas 10.500 meter persegi dan mengusung tema “Indonesia Future Technology” yang menampilkan sejumlah terobosan teknologi dalam industri kendaraan roda dua.

“Teknologi selalu menjadi isu yang menarik di industri sepeda motor karena akan mempengaruhi kenyamanan, keamanan, dan kepraktisan berkendara para penggunanya. IMOS 2018 ini akan menghadirkan teknologi terkini untuk kemajuan industri sepeda motor Indonesia,” ungkap Johannes Loman, Ketua Umum AISI.

Loman juga berharap IMOS 2018 bisa menjadi ajang bagi para pelaku industri sepeda motor Indonesia untuk bersama-sama menciptakan pasar yang sehat dengan melibatkan industriindustri kecil dan menengah pendukung di bidang otomotif. Dengan pasar yang terus bertumbuh, peluang untuk menyerap tenaga kerja juga akan semakin besar.

“Selain menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan penerimaan pajak, kontribusi positif industri sepeda motor juga semakin besar sejalan dengan peningkatan ekspor sepeda motor ke manca negara.

” Berdasar data AISI, ekspor sepeda motor Indonesia pada bulan Januari – Juni 2018 mengalami lonjakan sebesar 43,5% menjadi 265.662 unit dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang hanya 185.093 unit. Peningkatan ekspor yang cukup signifikan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain industri sepeda motor domestik yang semakin kompetitif, pasar baru ekspor sepeda motor ke Asia Tenggara, Eropa, dan Amerika Latin; pertumbuhan signifikan ekonomi negara tujuan ekspor; dan menguatnya nilai tukar Dollar AS terhadap rupiah beberapa bulan terakhir yang menyebabkan harga sepeda motor produksi Indonesia semakin kompetitif di pasar internasional.

Indonesia sendiri saat ini masih menjadi pasar sepeda motor terbesar ketiga di dunia setelah India (20 juta unit) dan Cina (15.09 juta unit).Penjualan sepeda motor di Indonesia tahun ini diperkirakan akan menembus angka 6 juta unit. Sementara itu, penjualan sepeda motor di pasar domestik pada semester pertama tahun ini meningkat 11,19% dengan total penjualan sebanyak 3 juta unit.

Pameran IMOS 2018 kali ini disponsori oleh FIFGROUP sebagai platinum sponsor dan akan diikuti oleh 60 merek dari beberapa kategori produk, antara lain sepeda motor yaitu Honda, Yamaha, Suzuki, Kawasaki dan TVS yang tergabung dalam AISI, serta merek-merek di luar AISI seperti KTM, Royal Enfield, Peugeot Scooters, SYM, SOIB, Vespa dan Piaggio. Produk pendukung otomotif juga ambil bagian di IMOS melalui merek-merek spare parts antara lain Shad, Respiro, NHK, KYT, Nolan, Brisk, Ohlins, M One, Ravenol, JP Helmet, Ferrox, Bosch, Astra Otoparts, Prime Gear, RSV Helmet dan merek-merek pelumas seperti Pertamina Lubricants, Evalube, Idemitsu, serta berbagai merek apparel dan riding equipment.

“Dalam setiap pelaksanaannya, kami selalu menargetkan pameran IMOS 2018 supaya menjadi barometer bagi para pelaku industri, para komunitas sepeda motor, dan konsumen dalam menjalin hubungan dalam satu wadah, yang tidak hanya memamerkan produk namun juga memberikan edukasi terkait dengan teknologi sepeda motor terkini,” ungkap Andy Wismarsyah, Presiden Direktur Amara Pameran Internasional.

Dukungan Penuh FIFGROUP

PT Federal International Finance atau FIFGROUP yang merupakan bagian dari Astra Group akan hadir meramaikan IMOS 2018. Keikutsertaan FIFGROUP sebagai Platinum sponsor di IMOS 2018 merupakan salah satu bukti bahwa pameran sepeda motor ini memiliki peran besar dalam menggerakkan roda perekonomian. Acara bergengsi ini juga akan menjadi sebuah wadah bagi FIFGROUP untuk turut mendukung tema yang diusung oleh IMOS “Indonesia Future Technology” sesuai dengan strategi FIFGROUP yang terus menyesuaikan pertumbuhan bisnisnya dengan perkembangan teknologi yang kian pesat.

FIFGROUP memberikan layanan kemudahan bagi konsumen yang ingin memiliki sepeda motor baru juga turut hadir di IMOS 2018 bersama beberapa perusahaan pembiayaan yang lain. FIFGROUP akan mempersiapkan berbagai keseruan dan kemudahan melalui hadirnya booth FIFGROUP yang dapat ditemukan di dua lokasi di PL 3 khusus memberikan pelayanan FIFASTRA untuk pembiayaan sepeda motor Honda. Sedangkan booth yang berlokasi di M1, seluruh brand lini bisnis FIFGROUP yaitu FIFASTRA, SPEKTRA, DANASTRA dan AMITRA akan siap memberikan penawaran serta pelayanan terbaik bagi para pelanggan, pengunjung dan masyarakat.

Dengan kehadiran FIFGROUP di IMOS 2018 diharapkan dapat menjadi sebuah elemen pendorong terbuka luasnya kesempatan kerja yang saat ini sedang berkembang di Indonesia, khususnya di industri yang terlait dengan kendararan beroda dua. Hal ini tentunya sesuai dengan misi FIFGROUP yaitu Membawa Kehidupan yang Lebih Baik untuk Masyarakat.

———

Informasi lebih lanjut: AMARA GROUP

Public Relations : Nur Fazriah (Lulu)

T : +6221-29125577 ext.711

F : +6221- 29125566

E : lulu@api-event.com

w : https://indonesiamotorcycleshow.id/