Back

Yuk Kenali Tanda-Tanda V-Belt Motor Harus Diganti

Seperti yang kita ketahui V-belt merupakan salah satu komponen penggerak yang cukup penting pada motor matik. Letak V-belt ada di dalam kotak CVT (Continuously Variable Transmission) tidak terlihat seperti di motor manual. Letak yang tidak selalu terlihat ini membuat pengendara motor kesulitan untuk mendeteksi apabila ada kerusakan komponen v-belt.

Melihat hal ini, pengendara harus mengetahui tiga tanda utama seperti munculnya suara berdecit di trnsmisi CVT dan bunyi ini akan terdengar saat motor akan mulai berjalan. Tanda kedua adalah tarikan motor yang akan terasa tersendat ketika membuka gas rendah ke tinggi atau ketika motor dalam posisi mati mesin menuju posisi berjalan. Tanda terakhir adalah menurunnya performa dan kecepatan motor menurun di posisi speedometer ketika menunjukan garis tinggi.

Nah, apabila motor matik pengendara sudah mengalam ketiga tanda tersebut. Harus segera periksa kondisi v-belt agar tidak kehilangan performa. Pengendara juga harus mengetahui waktu yang tepat untuk mengganti walaupun usia pakai beragam antara satu motor dan lainnya namun biasanya komponen ini dianjurkan untuk diganti ketika sudah menempuh jarak 25.000 – 30.000 km atau pemakaian selama 2 tahun.

Ingin mendapatkan pengetahun tentang motor matik dan motor keluaran terbaru? Pastikan kunjungi pameran Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2020, pameran motor ini  akan diadakan pada akhir tahun ini di Jakarta Convention Center (JCC). Pengunjung juga dapat mencoba secara langsung sepeda motor impian dengan tetap menjaga keselamatan berkendara. Untuk info lebih lanjut seputar IMOS 2020, ikuti Instagram @imos_id dan kunjungi situs www.indonesiamotorcycleshow.id.

IMOS ID
IMOS ID

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This website stores cookies on your computer.